Keluarnya atau merembesnya cairan
dari suatu gel disebut dengan syneresis. Sineresis memberikan gambaran dari kemampuan pasta atau gel dalam memerangkap air dan menunjukkan stabilitas
dari pasta. Makin tinggi sineresis suatu pasta, makin stabil pasta tersebut. Namun
lain lagi pengaruh sineresis pada yoghurt.
Hasil analisis ragam menunjukan lama
pemeraman, lama penyimpanan dan interaksi antaranya memberikan pengaruh yang
berbeda sangat nyata (P<0,01)terhadap sineresis pada yogurt drink.
Semakin lama pemeraman menyebabkan
peningkatan asam laktat dalam yogurt, sehingga keasaman yogurt semakin
tinggi. Keasaman yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan
sineresis, karena asam akan menyebabkan terjadinya hidrolisis pada ikatan
antara air dan karagenan.Yeganehzad, Tehrani, dan Shahidi (2007) melaporkan
bahwa semakin tinggi total solid, semakin tinggi level sineresis yogurt.Rahman et
al., (1992)menyatakan starter merupakan begian penting dalam pembuatan yogurt.
Konsentrasi starter yang tepat dapat menetukan tekstur yogurt. Nilai pH yang
rendah pada yogurt menyebabkan kestabilan yogurt menurun dan terlihat dari terjadinya
proses sineresis.
Yogurt harus memiliki kandungan
minimum total padatan sebesar 12% guna meningkatkan viskositas dan mengurangi
terjadinya sineresis.
Peningkatan total padatan dapat
dicapai dengan penambahan susu skim bubuk (Anonimus, 2004).
Sterilisasi menggunakan autoclave yang
dilakukan diduga mempengaruhi kadar
protein bahan baku pembuatan yogurt. Pemanasan
yang terjadi pada suhu 115oC
dengan tekanan 1,5atm selama proses sterilisasi
mengakibatkan bakteri yang terdapat pada
susu mati, sehingga bakteri tersebut menjadi makanan bagi starter
(bakteri L. bulgaricusdan S. thermophillus)
yang ditambahkan selama masa pemeraman.
Faktor-faktor yang mempengaruhi
sineresis yogurt, antara lain adalah keasaman dan pH, serta daya ikat air.
Sineresis yogurt juga dipengaruhi oleh kandungan protein bahan baku dan bahan
tambahan (Sawitri, Manab dan Palupi, 2008)
Pada pembuatan yoghurt yang terjadi penambahan pati
singkong dan maizena mengakibatkan sineresis yang berbeda pula.
Masing-masing
jenis pati mempunyai pengaruh yang berbeda terhadapbesarnya sineresis yoghurt.
Yoghurt dengan pati aren memiliki % sineresis yang paling tinggi. Hal ini
dikarenakan granula pati aren tidak stabil pada pendinginan dan keadaan asam,
sehingga lebih cepat melepas
air.
Suasana asam mempunyai pengaruh negatif terhadap granula pati, karena akan
terjadi hidrolisis ikatan dan rusaknya integritas molekul dalam granula, yang
berakibat pada semakin banyaknya air yang terlepas dari gel dan % sineresis
semakin tinggi. Elisabeth (2003) menyatakan bahwa semakin tinggi viskositas,
pemisahan
whey akan semakin berkurang. Hal ini berarti % sineresis akan semakin berkurang
bila viskositas yoghurt semakin tinggi. Hasil analisis viskositas yoghurt dalam
penelitian ini, menunjukkan bahwa penambahan maizena menghasilkan viskositas
yang lebih tinggi daripada penambahan tapioka. Akan tetapi, yoghurt dengan maizena
memiliki % sineresis yang lebih tinggi dibandingkan tapioka, kecuali pada
yoghurt dengan maizena 10%
Hal
ini diduga terjadi karena maizena banyak mengandung amilosa yang cenderung
lebih cepat melepaskan air karena struktur polimernya yang lurus. Dan maizena cepat
mengalami retrogradasi, yaitu pembentukan gel saat granulanya didinginkan, dan
dengan bertambahnya waktu, gel ini mempunyai kecenderungan untuk cepat
melepaskan air(Estiasih, 2006)
Oleh
karena itu ketika dilakukan sentrifugasi, gel akan semakin banyak melepaskan
air dan % sineresis akan semakin tinggi
Sedangkan
pada yoghurt maizena dengan konsentrasi 10%, nilai sineresisnya paling rendah.
Penggunaan maizena 10% menghasilkan yoghurt dengan tekstur yang sangat kental (viskositas
paling tinggi) dan kompak, yang mengakibatkan air akan sulit terlepas dari gel
yang terbentuk.
Sehingga
penggunaan maizena 10% dianggap paling efektif untuk mencegah sineresis
yoghurt.
http://staff.unud.ac.id/~semadiantara/wp-content/uploads/2013/02/Mutu-dan-Proses-Fermentasi-susu.pdf
kalo boleh nanya, daftar pustakanya ada gk ya?
BalasHapusAda kok .. tuh dicantumin di akhir artikel.. coba dilihat lagi.. smga artikel ini bermanfaat y..
Hapus